Hadist paling shohih tentang munculnya tanduk syetan itu di riyadh tempat kelahiran syekh wahabi

Riwayat yang paling shohih itu TANDUK SYAITHON adalah di najd, bukan di iraq.
Najd adalah kelahiran imam wahabi Muhammad bin abdul wahab.
hadist paling shohih dalam bukhari :
وبه إليه قال حدثنا محمد بن المثنى قال حدثنا حسين بن الحسن قال حدثنا
ابن عون عن نافع عن ابن عمر قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم
… اللهم بارك لنا في شامنا وفي يمننا ، قال ، قالوا وفي نجدنا ؟ قال
قال اللهم بارك لنا في شامنا وفي يمننا ، قال قالوا وفي نجدنا ؟ قال قال
هناك الزلازل والفتن وبها يطلع قرن الشيطان
Dalam shohih muslim :
وبه إليه قال حدثنا علي بن عبد الله حدثنا أزهر بن سعد عن ابن عون عن
نافع عن ابن عمر قال ذكر النبي صلى الله عليه وسلم اللهم بارك لنا في
شامنا اللهم بارك لنا في يمننا ، قالوا يارسول الله وفي نجدنا ؟ قال
اللهم بارك لنا في شامنا اللهم بارك لنا في يمننا ، قالوا يارسول الله
وفي نجدنا ؟ فأظنه قال في الثالثة: هناك الزلازل والفتن وبها يطلع قرن
الشيطان
Dalam riwayat shohih imam Turmuzi pun memakai kalimat :
وفي نجدنا
Dalam musnad Ahmad pun memakai kalimat :
وفي نجدنا
Beberapa hadist shohih seperti Bukhari, Muslim, Turmuzi dan musnad Ahmad
meriwayatkan dengan memakai :
وفي نجدنا
Bukan :
وفي عراقنا
Adapun riwayat yang memakai kalimat :
وفي عراقنا
Dalam musnad albazzar dengan sanad melewati BISYRU BIN ADAM dengan sama sanadnya dengan imam Muslim, memakai kalimat :
وفي عراقنا
Matan hadist nya ini tidak bisa dipegang, karena dalam shohih-shohih semuanya memakai kalimat NAJD, bukan IRAQ.
Hadist dalam musnad albazzar ini teramsuk dalam :
مخالفة الثقة لمن هو أوثق منه
Adapun dalam mu’jam imam Thobrani, juga memakai kalimat IRAQ, tapi sanad
nya ada yg meragukan, yaitu pada ISMAIL BIN MAS’UD mengambil hadist kepada
UBAIDILLAH BIN ABDULLAH BIN AUNIN, karena dalam tarikh kabir imam
Bukhari, murid yang mendengar hadist dari beliau cuma MUHAMMAD BIN UQBAH, bisa
jadi disini ada tadlis atau mursal khafi.
Dan ini juga menyalahi riwayat hadist-hadist shohih di atas.
Adapun dalam hilyatul auliya juga memakai iraq, tapi dua sanad awalnya itu majhul, yaitu dua abdullah.
JADI keputusan nya adalah tanduk syaithon itu WAHABI dari NAJD, sesuai
beberapa hadist shohih diatas.
JADI KAUM SALAFI WAHABI LAH “TANDUK SYAITHON” ITU….!!!
Secara FAKTA SEJARAH SAJA, hadits “IRAQ” itu terbantah, sejarah mengatakan kalo IRAQ, Palestina, mesir dsb, takluk di tangan islam itu SETELAH ROSULALLAH WAFAT, pasukan Amru bin Ash yang menaklukan pada zaman khalifah Umar bin Khattab.
Lalu apakah ada orang-orang “Nejd” nya Iraq, yang “BERKUMPUL” bareng RosulAllah  SAW saat itu,
TIDAKLAH MUNGKIN ORG IRAQ saat it brkumpul lalu brkata “NEJD” kami ya Rosul”
*lihat Peta Madinah, “NEJD” itu kawasan dataran tinggi di SEBELAH
TIMUR MADINAH, skrng brganti RIYADH, ITULAH FAKTA SEJARAH.
أَقْبَلَ رَجُلٌ، غَائِرُ الْعَيْنَيْنِ، مُشْرِفُ الْوَجْنَتَيْنِ،
نَاتِئُ الْجَبِينِ، كَثُّ اللِّحْ…يَةِ، مَحْلُوقٌ، فَقَالَ، اتَّقِ
اللَّهَ يَا مُحَمَّدُ، فَقَالَ رسنول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ : منْ يُطِعْ اللَّهَ إِذَا عَصَيْتُ؟، أَيَأْمَنُنِي اللَّهُ،
عَلَى أَهْلِ الْأَرْضِ، فَلَا تَأْمَنُونِي؟، فَسَأَلَهُ رَجُلٌ
قَتْلَهُ، أَحْسِبُهُ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ، فَمَنَعَهُ، فَلَمَّا
وَلَّى، قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِنَّ مِنْ ضِئْضِئِ
هَذَا، أَوْ فِي عَقِبِ هَذَا، قَوْمًا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ، لَا
يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ، مُرُوقَ السَّهْمِ
مِنْ الرَّمِيَّةِ، يَقْتُلُونَ أَهْلَ الْإِسْلَامِ، وَيَدَعُونَ أَهْلَ
الْأَوْثَانِ، لَئِنْ أَنَا أَدْرَكْتُهُمْ، لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ
عَادٍ.
(صحيح البخاري)
Berkata Abu sa’id Al Khudriy ra saat Nabi saw sedang membagi bagi harta pada beberapa orang, maka datanglah seorang lelaki, matanya membelalak, kedua pelipisnya tebal cembung kedepan, dahinya besar,
janggutnya sangat tebal, rambutnya gundul, sarungnya pendek, berkata :
Bertakwalah pada Allah wahai Muhammad…!,
Sabda Rasulullah SAW: “Siapa yang taat pada Allah kalau aku bermaksiat??, apakah Allah mempercayaiku untuk mengamankan penduduk bumi dan kalian tidak mempercayaiku??” dan berkata Khalid bin Walid ra : Wahai Rasulullah, kutebas lehernya..!!!, Rasul SAW melarangnya, lalu beliau SAW melirik orang itu yang sudah membelakangi Nabi saw, dan Rasul saw bersabda :
“Sungguh akan keluar dari keturunan lelaki ini suatu kaum yang membaca AlQur’an namun tidak melewati tenggorokannya “( tidak kehatinya ), mereka semakin jauh dari agama seperti menjauhnya panah dari busurnya, mereka memerangi orang islam dan membiarkan penyembah berhala”, jika kutemui kaum itu akan kuperangi seperti diperanginya kaum ‘Aad” ( Shahih Bukhari )

About wahyuboez

Saya hanyalah newbie dalam dunia perblogkan yang ingin juga ikut berbagi tentang apapun yang bisa saya bagikan, dan semoga saja apa-apa yang akan saya posting pada blog saya yang sederhana ini bisa ada manfaatnya buat para pembaca yang berkenan mampir diblog saya ini.

Posted on Februari 19, 2012, in wahabi adalah tanduk syetan yang sebenarnya and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: